Dalam video, kecepatan rana menentukan keburaman gerak (motion blur), jadi biasanya rana ditetapkan lebih dulu, lalu kecerahan diatur dengan ISO (dan dengan filter ND di depan lensa). Pilihan yang umum adalah aturan 180°: rana terbuka selama setengah waktu satu frame, 1/48 pada 24 fps, 1/60 pada 30 fps. Aplikasi memakai nilai ini secara bawaan.
- Alihkan kolom eksposur ke manual: ketuk sakelar mode eksposur di bagian atas Kontrol eksposur.
- Periksa angka kecepatan rana. Jika belum 1/(2·f) (f: frame rate), ubah ke nilai itu dengan tombol − dan +.
- Tahan tombol “A” sebentar, lalu lepaskan. Aplikasi mengambil eksposur yang akan dipilih kamera dan mengubahnya menjadi pengaturan manual, sementara kecepatan rana tetap seperti semula.
- Sempurnakan dengan roda ISO. Nyalakan Zebra untuk melihat bagian highlight yang terpotong, atau False Color untuk menilai seluruh frame. Keduanya memerlukan jendela bidik yang diproses lewat GPU.
- Jika gambar tetap terlalu terang bahkan pada ISO terendah, pakai filter ND, jangan mempercepat rana: rana yang terlalu cepat membuat gerakan tampak patah-patah.
Jika angka ISO disorot, kamera sudah melewati penguatan analog sensor dan menambahkan penguatan digital. Mulai dari situ noise naik dengan cepat; kalau bisa, sebaiknya tambahkan cahaya.
Di bawah lampu yang menyala dari listrik AC, lihat juga cara menghilangkan kedipan.
